Untuk
persiapan tinggal di Planet Mars pada dua dekade mendatang. Para astronot
menggelar simulasi kehidupan di Mars selama delapan bulan di Hawaii. Simulasi
ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas yang akan dilakukan astronot jika
bermukim di Mars pada 2030 nanti.
Dilansir
NBCnews, Hawaii Space Exploration Analog and Simulation atau HI-SEAS, merupakan
percobaan yang didanai NASA.
Menempatkan
enam calon astronot untuk bertahan hidup selama delapan bulan di puncak Mount
Maloa yang merupakan Gunung berapi di pulau utama Hawaii. Mereka harus
mengikuti diet atau pola makan khusus untuk persiapan hidup di Mars.
Menurut
peneliti Universitas Hawaii : lokasi di ketinggian 2500m ini sangatlah mirip
dengan struktur permukaan dari planet mars, tidak ada tanaman,binatang dan
terdapat bebatuan vulkanik
Tidak
hanya pola makan khusus, para tim juga bermain dengan robot hewan peliharaan
hingga mencoba pakaian dalam anti-bau. Selain itu tim ini juga tidak boleh
ber-interaksi dengan siapapun duluar Tim, satu satunya interaksi dengan dunia
luar hanya melalui E-mail,Blog dan Video di Youtube
Tim
ini telah melakukan simulasi ini sejak Oktober 2014 dan akan berakhir pada Juli
nanti
Simulasi kehidupan di Hawaii ini merupakan salah
satu program yang memimpikan dapat hidup dan tinggal di Mars, Orgsanisasi
swasta bernama “Mars One” yang bermarkas di Belanda juga telah membuka lowongan
bagi calon penghuni mars dari seluruh dunia
Simulasi hidup di mars juga dilakukan di Kutub Utara
(Arktik) yang diklaim emiliki banyak kemiripan dengan Mars, sehingga lokasi
tersebut dijadikan tempat uji coba bagi Astronot sebelum diluncurkan ke Mars

0 komentar:
Posting Komentar